Terima kasih sudah singgah dan memberikan kesan serta pesan, semoga bermanfaat untuk ibadah Haji dan Umroh kita.
.
Abu Hurairah berkata, "Rasulullah saw. bersabda, 'Ada tiga orang yang menjadi tamu Allah: Pejuang, Orang yang pergi haji, dan Orang yang pergi umrah.'" (H.R. Muslim)

Dari Abu Hurairah, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Antara umrah yang satu dan umrah lainnya, itu akan menghapuskan dosa di antara keduanya. Dan haji mabrur tidak ada balasannya melainkan surga.” (HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang haji ke Baitullah ini tidak melakukan dan mengatakan yang tidak senonoh serta tidak berbuat fasiq, ia akan kembali (bersih dari dosa) sebagaimana ia dilahirkan oleh ibunya". (HR. Bukhari dan Muslim)

.
.
Latest Post

Cari Info Haji dan Umroh

Loading...

Biaya Haji 2014 M / 1435 H














Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1435H/2014M dibanding BPIH 2013 mengalami penurunan sebesar 308,52 dollar AS dari semula sebesar 3.527 dollar AS menjadi 3.218,48 dollar AS.

Adapun besaran BPIH berdasarkan embarkasi adalah sebagai berikut :

a. Embarkasi Aceh sebesar USD 2.932,9;
b. Embarkasi Medan sebesar USD 2.978,9;
c. Embarkasi Batam sebesar USD 3.043,9;
d. Embarkasi Padang sebesar USD 3.016,9;
e. Embarkasi Palembang sebesar USD 3.070,9;
f.  Embarkasi Jakarta sebesar USD 3.211,9;
g. Embarkasi Solo sebesar USD 3.231,9;
h. Embarkasi Surabaya sebesar USD 3.308,9;
i.  Embarkasi Banjarmasin sebesar USD 3.422,9;
j.  Embarkasi Balikpapan sebesar USD 3.433,9;
k. Embarkasi Makassar sebesar USD 3.496,9; 
l.  Embarkasi Lombok sebesar USD 3.471,9;

“Besaran BPIH Tahun 1435H/2014M dilakukan dengan mata uang dollar AS atau mata uang rupiah sesuai kurs jual transaksi Bank Indonesia yang berlaku pada hari dan tanggal pembayaran.” Bunyi Pasal 4 Ayat (2) Perpres tersebut.

Melalui Perpres tersebut, Presiden memerintahkan Bank Indonesia menyiapkan valuta asing sesuai dengan kebutuhan pembayaran BPIH 2014. BPIH ini disetorkan ke rekening Menteri Agama melalui bank-bank penerima setoran.

Dalam peraturan ini disebutkan calon Jemaah haji menerima pengembalian BPIH jika meninggal dunia sebelum berangkat menunaikan ibadah haji atau batal berangkat karena alasan kesehatan atau alasan lain yang sah.

Selain itu, berdasarkan Pasal 7 dijelaskan bahwa Jemaah haji yang telah melunasi BPIH tahun 1434H/2013M dan tertunda keberangkatannya akibat pengurangan kuota, dan akan menunaikan haji tahun 1435H/2014M, mendapatkan pengembalian BPIH sesuai selisih antara besaran BPIH tahun 1434H/2013M dengan besran BPIH tahun 1435H/2014M.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU), Abdul Djamil, menyatakan, waktu pelunasan BPIH akan ditetapkan pekan depan. Abdul belum menyebutkan tanggal awal dan akhir pelunasan. “Iya pekan depan dan batas akhir tahap pertama awal Juli. “ Sambungnya.

Terkait pelaksanaan haji, Abdul Djamil menyatakan Kementerian Agama terus melakukan persiapan meliputi penyediaan tempat, teknis keberangkatan, serta rekrutmen petugas pelayanan haji.
Abdul Djamil juga meninjau kesiapan kankemenag-kankemenag dalam menerima dan melayani calon haji. Ia mengakui, dalam waktu kian sempit ini, persiapan penyelenggaraan ibadah haji butuh kerja keras.

Diperkirakan, keberangkatan Jemaah haji akan dimulai pada awal September 2014. Sedangkan Pemulangan paling akhir Jemaah pada Oktober 2014 mendatang. (sja)

 Haji Kemenag

Info Haji 2014

Penetapan Embarkasi dan Debarkasi Haji 2014 M / 1435 H

Penetapan Embarkasi dan Debarkasi Haji 2014 M / 1435 H

Klik kanan mouse dan klik 'open in new tab' untuk melihat halaman lebih besar.



Kuota Haji Indonesia Tahun 1435H / 2014M Berjumlah 168.800 Orang

Kuota Haji 2014
Jakarta (Pinmas) - Kuota Haji 1435H/2014M sudah ditetapkan. Keputusan Menteri Agama No 64 Tahun 2014 tentang Penetapan Kuota Haji 1435H/2014M telah ditandatangani Menteri Agama Suryadharma Ali pada 4 April 2014.

Dalam KMA ini ditetapkan bahwa kuota haji nasional tahun 1435H/2014M berjumlah 168.800 yang terdiri dari kuota haji regular sebanyak 155.200 dan kuota haji khusus 13.600.

KMA tentang kuota sudah ditetapkan. Jumlahnya tidak ada yang berubah dari tahun lalu,” tegas Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Anggito Abimanyu ketika memberikan sambutan pada Orientasi Pelayanan Transportasi Udara Jamaah Haji Indonesia, Jakarta, Selasa (15/04) malam.

Hadir dalam kegiatan ini, para pejabat eselon II Ditjen PHU dan para Kepala Bidang Haji Kanwil Kemenag Provinsi seluruh Indonesia.

KMA ini menetapkan bahwa kuota haji regular terdiri atas kuota jamaah haji provinsi sebanyak 154.049 orang dan kuota petugas haji daerah sebanyak 1.151 orang. Sedangkan kuota haji khusus terdiri dari 12.899 jamaah haji khusus dan 701 untuk petugas haji khusus.

Dikatakan Anggito, penetapan kuota ini penting untuk menjawab banyaknya permintaan kuota tambahan dari berbagai pihak dengan beragam cara. “Permintaan kuota semuanya sudah dijawab:  ma fiih kuota (tidak ada kuota),” terang Anggito disambut tawa peserta. “Itulah ketentuannya, mohon para Kabid Haji ikut memberikan penjelasan kepada masyarakat,” tambahnya.

Terkait kapan diterbitkannya Peraturan Presiden tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1435H/2014M, Anggito menjelaskan bahwa sampai saat ini masih diproses. “Insya Allah kalau tidak aral melintang akan segera diterbitkan. Tergantung pada kesibukan Presiden,” kata Anggito.
“Target kita bulan Mei sudah bisa dimulai pelunasan,” imbuhnya.

Anggito juga menjelaskan bahwa ada penurunan BPIH 1435H dengan besaran rata-rata USD308 dibandingkan BPIH 1434H. Untuk itu, jamaah haji yang telah melunasi BPIH pada tahun lalu namun tertunda keberangkatannya, akan menerima pengembalian selisihnya.

“Pengembalian selisih hanya diberikan kepada jamaah yang lunas tunda. Kebijakannya, kita akan mengembalikan uang itu dalam bentuk tunai di embarkasi,” ujar Anggito. (mkd/mkd)

Kemenag

Zamzam

Dalam sejarah dikisahkan, Nabi Ibrahim, Nabi Ismail dan Siti Hajjar ibunya datang ke Makkah. Nabi Ibrahim hanya meninggalkan kurma dan air untuk keduanya. Kemudian dia kembali ke Palestina. Tatkala bekal itu habis, keduannya merasakan haus yang sangat. Maka, berangkatlah Siti Hajar ke Shafa dan berdiri di sana dengan harapan melihat seseorang di tempat itu.

Demikianlah dia berlari-lari kecil antara Shafa dan Marwa. Pada saat lari yang ke 7 dia mendengar suara orang yang memanggil-mangil, padahal di sekitar tempat itu tidak ada orang kecuali beliau dan Ismail yang masih bayi, lantas ia berseru, “Aku dengar suaramu tolonglah aku kalau engkau orang baik”. Munculah Malaikat Jibril kemudian menghentakkan tumitnya di tanah, lalu memancarlah air di tempat itu dan dengan tergesa-gesa Siti Hajar membendungi air dengan tanah dan pasir agar tidak mengalir ke mana-mana. Maka disebutlah air itu dengan nama Zamzam berarti air yang gemercik tapi terkumpul.

Air Zamzam di Masjidil Haram Mekah
Lokasi Air Zamzam di Sisi Pelataran Utama Tempat Tawaf

Air Zamzam sengaja dberikan oleh  Allah SWT. mula-mula kepada Ismail dan Ibunya Siti Hajar, kemudian oleh mereka berdua diberikan kepada siapa saja yang memerlukan. Ini terbukti setelah beberapa hari Siti Hajar dan anaknya tinggal di dekat air itu, datanglah kepadanya dua orang dari suku Jurhum yang mewakili bangsanya untuk berkenalan sekaligus meminta izin untuk memanfaatkan air, dengan senang hati menerima mereka dan akhirnya menjadi sekumpulan masyarakat baru di sekitar mata air Zamzam dan akhirnya menjadi sebuah kota yang amat ramai.

Air Zamzam yang banyak disediakan di area dalam Masjidil Haram Mekah
 
Diantara faedah air zamzam adalah:
a.  Syaba’ah, artinya kenyang, karena setelah minum air Zamzam menjadi kenyang.
b.  Murwiyah, artinya segar, karena air zamzam dapat mengilangkan rasa dahaga dan menjadi segar. 
c.  Nafi’ah, artinya bernafaat, karena sangat banyak manfaatnya: diantaranya menguatkan hati dan  
     menenangkan rasa takut.
d.  Afi’ah, artinya sehat, karena air Zamzam diminum dapat menagkal atau menolak penyakit.
e.  Maimunah, artinya barokah, karena keberkahan air zamzam sangat dirasakan.
f.  Barrah, artinya memiliki kebaikan, karena air zamzam sangat baik bagi orang yang meminumnya untuk 
    memperoleh keberkahan.
g.  Madhmunah, artinya bagus, karena indahnya air zamzam maka Allah melarang satu kaum dari bangsa 
     Arab tinggal di sekitarnya karena berbuat maksiat.
h.  Kafiyah, artinya mencukupi, karena orang meminum air zamzam merasa cukup atau puas.
i.   Mu’dzibah, artinya mencegah rasa dahaga karena air zamzam mengandung rasa antara manis dan tawar.
j.  Syifa Saqamin, artinya menyembuhkan penyakit, karena air zamzam dapat menjadi obat dan penyakit 
    yang diderita seseorang.
k. Hazamtu Jibril, artinya injakan atau tekanan turun Malaikat Jibril. Disebut demikian karena air zamzam 
    keluar dengan perantaraan tumit kaki Jibril.
l.  Maffurah, artinya ampunan, karena orang yang meminumnya diampuni dosanya.

Dalam hadits  dijelaskan bahwa Rasulullah saw bersabda :”Air zamzam bagi yang diniatkan  ketika meminumnya,  jika engkau minum dengan maksud agar sembuh  dari penyakitmu  maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud agar engkau merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar  hilang rasa hausmu maka Allah akan  menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan  tumit  Jibril, minuman  dari Allah untuk Ismail. “(HR. Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas)

Keran Air Zamzam yang berlokasi di salah satu sisi dalam Masdilil Haram Mekah
 
Minum  air zamzam  sehabis  thawaf  mengingatkan  kepada  nikmat  Allah  yang  diberikan  kepada hamba-Nya  yang mengalami kesulitan, sekaligus mensyukuri nikmat Allah yang amat besar dibumi Makkah  yang  sangat tandus, tanpa tumbuh-tumbuhan itu, serta menanamkan  keyakinan  bahwa Allah  adalah Tuhan  yang  Maha Pemurah, Maha Kaya dan  Maha Mendengar do’a orang  yang berdo’a kepada-Nya.  Mensyukuri  nikmat Allah akan menambah banyak lagi  nikmat yang di berikan oleh Allah. 

Dalam Al-Qur’an diingatkan:“Dan ingatlah ketika Tuhanmu berseru : Sungguh jika kamu  mensyukuri nikmat-Ku niscaya Aku akan menambahkannya, dan sungguh jika kamu mengingkari nikmat-Ku sungguh siksa-Ku amat berat.”(QS.Ibrahim :7)  
 
Air Zamzam yang disediakan di area dalam Masjid Nabawi Madinah

Dan dalam do’a nabi sulaiman AS, seperti dalam ayat Al-qur’an :  “Ya Tuhanku gerakkan hatiku untuk mensyukuri ni’mat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orangtuaku dan (gerakkan hatiku untuk) melakukan amal saleh yang Engkau ridhai serta masukkanlah aku ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”.  (QS. An-Naml – 19)

Salah satu tempat Air Zamzam yang disediakan di Mina

Hikmah Ibadah Haji
Depag RI

Kain Ihram dan Mukena Jamaah Diberikan Gratis

Kain Ihram dan Mukena Gratis
Jakarta (Sinhat) -- Kualitas pelayanan haji setiap tahunnya mengalami peningkatan luar biasa. Bukan hanya dari pengelolaan yang terus membaik, tetapi juga nilai komponen gratis bagi jamaah pun bertambah. Menteri Agama, Suryadharma Ali mengatakan komponen gratis perlengkapan jamaah bertambah banyak. Bukan hanya mendapatkan koper dan tas gratis, tetapi juga mukena dan kain ihram.
"Tahun ini komponen perlengkapan jamaah yang gratis bertambah mukena dan kain ihram," ujar Suryadharma Ali. Dia menyebutkan penambahan perlengkapan jamaah secara gratis itu merupakan hasil pengelolaan keuangan secara baik. Dengan tambahan perlengkapan gratis ini, sambung dia diharapkan jamaah menjadi lebih nyaman beribadah. Sekaligus menumbuhkan persaudaraan yang lebih baik antar jamaah haji.
"Mukena dan kain ihram gratis itu bertuliskan Jamaah Indonesia dengan huruf cukup mencolok, tapi elegan," imbuhnya. Tampilan tulisan tersebut, kata Suryadharma Ali membuat identitas jamaah haji asal Indonesia lebih kentara. Sangat menarik ditengah jamaah haji lain dari berbagai negara. (rko/ar/rm)

haji.kemenag

Aneka Oleh-Oleh Korma dan Kunjungan ke Kebun Korma












Oleh-Oleh Kurma dan Air Zam-Zam

Banyak barang atau makanan yang bisa menjadi oleh-oleh dari haji atau umroh, seperti: sajadah, phasmina, kerudung, baju gamis, peci, minyak wangi, perhiasan, kurma, air zam-zam dan juga beberapa jenis kacang. Bahkan tidak sedikit jamaah ada yang membeli mainan dan pakaian anak-anak.

Kemasan oleh-oleh haji termasuk botol kosong kecil untuk air am-zam di tanah air banyak dijual, jamaah tinggal membagi dan memasukkan oleh-olehnya kedalamnya.

Walau di beberapa pusat belanja di tanah air menjual beberapa jenis oleh-oleh haji/umroh, namun sebagian besar jamaah merasa lebih afdol jika membelinya langsung di Saudi.


oleh-oleh haji
Oleh-oleh haji/umroh yang dibeli langsung oleh jamaah di Saudi dan dimasukan dalam kemasan khusus

oleh-oleh haji
Oleh-oleh air zam-zam yang dibawa langsung bersama penerbangan jamaah kembali ke tanah air



Hikmah Sa'i


Kata sa’i artinya, usaha, yang bisa pula dikembangkan  artinya berusaha dalam hidup, baik pribadi, keluarga, maupun  masyarakat.
 
Pelaksanaan sa’i antara bukit Safa dan Marwah melestarikan pengalaman Siti Hajar (Ibu Ismail r.a) ketika mondar-mandir  antara dua bukit itu untuk mencari air minum bagi dirinya dan putranya, disaat beliau kehabisan air dan keringat pun  kering, di tempat yang sangat tandus, dan tiada seorang pun dapat di mintai pertolongan. Nabi Ibrahim a.s., suami Siti Hajar dan ayah Ismail tidak berada di tempat,  berada yang sangat jauh  di Syam. Kasih  sayang seorang ibu yang mendorong Siti Hajar  mondar-mandir hingga tujuh kali pulang balik antara bukit Safa dan Marwah itu. Jarak antara bukit Safa dan Marwah kurang lebih 400 meter. Sehingga Siti Hajar  menempuh jarak  hampir 3km. Dengan penuh tawakal kepada Allah, Siti Hajar mencari air yang diperlukan untuk menyambung  hidupnya itu. Akhirnya memperolah nikmat berupa mengalirnya mata air zamzam. Pada peristiwa ini digambarkan bagaimana kasih sayang seorang ibu kepada anaknya yang harus menjadi teladan bagi kaum muslimin. Rasa syukur atas kasih sayang ibu yang dengan segala pengorbanan berusaha untuk membahagiakan anak  harus senantiasa hidup dalam hati setiap muslim.
 
Dan diantara hikmah yang perlu dicerna dalam pelaksanaan sa’i adalah memberikan makna sikap optimis dan usaha yang keras serta penuh kesabaran dan tawakkal kepada Allah swt. Kesungguhan yang dilakukan oleh Siti Hajar dalam mencari air sebagai nyawa kehidupan membuat ia sampai tujuh kali mondar mandir antara bukit safa dan  marwah. Hal ini memberikan arti bahwa hari-hari kita yang berjumlah tujuh hari setiap minggunya harus diisi dengan penuh usaha dan kerja keras.pekerjaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh sangat disenangi Allah, sebagaimana disabdakan Rasulullah saw.: “Allah sangat senang kepada seorang hamba yang bila bekerja ia melakukannya dengan sungguh-sungguh,”
 
Dengan menghayati dan meresapi syari’at sa’i akan muncullah di dalam diri kita sikap-sikap positif menghadapi berbagai tantangan yang terjadi, antara lain : kesungguhan, keikhlasan, sabar, tawakkal, disiplin, kebersamaan. Pekerjaan dan usaha, apalagi yang besar, haruslah dilakukan dengan penuh keuletan, tanpa mudah menyerah.
 
Hikmah berjalan cepat (setengah lari)
 
Ramal adalah jalan cepat. Allah mensyari’atkannya berjalan cepat secara masal, seperti luapan ombak ditengah lautan luas seperti gerombolan tentara yang banyak berkorban diantara dua gunung, maka hal semacam  ini menunjukkan kekuatan dan kebesaran  kaum muslimin serta keluhuran agama mereka,sekaligus menakut nakuti orang-orang musyrik dan kafir pada waktu itu. Dan barangkali pada zaman sekarang ,kalau berita itu disampaikan kepada umat-umat dan bangsa-bangsa lain akan meresaplah cahaya iman dan keagungan agama Islam yang lurus kedalam hati  orang-orang kafir,sehingga mereka akan memeluk agama Islam dengan senang hati,cinta,hormat dan memuliakannya.
 
Dikisahkan tatkala Rasullah saw dan sahabat memasuki kota Mekkah sesudah hijrah, maka orang-orang Quraisy berkumpul di Darun Nadwah melihat orang-orang Islam sambil mengejeknya dan menganggap lemah mereka, seraya mengatakan,”Demam Yatsrib (Madinah) sudah melemahkan mereka”. Ketika Rasulullah  memasuki masjid, maka beliau berbaring diatas kainnya, lalu berlari-lari kecil. Kemudian beliau bersabda : “Semoga Allah mengasihi seseorang yang memperlihatkan kekuatan dirinya kepada mereka” .

  
Hikmah Ibadah Haji, Departemen Agama RI

Sumber  Foto : navatourtravel

Rencana Perjalanan Haji 1435 H / 2014 H

Rencana Perjalanan Haji (RPH) atau jadwal Pemberangkatan dan Pemulangan Haji 1435 H / 2014 M

Rencana Perjalanan Haji 1435 H / 2014 H






Mabit di Muzdalifah


Jamaah haji setelah dari gelap menuju Muzdalifah untuk bermalam, beristirahat dan mengumpulkan kerikil batu untuk melempar jumrah di Mina pada pagi harinya.




* Dokumen Haji 2008
Lihat juga Video Mabit di Muzdalifah



MATA UANG RIYAL

IMIGRASI

WAKTU SAAT INI

WAKTU SHOLAT

.

.

.

.
 
Created by : Fans Page Naik Haji dan Pergi Umroh
Copyright © 2012. Naik Haji dan Pergi Umroh - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger